Friday, April 03, 2020

PENGARUH PEMBERIAN JENIS SUMBER SERAT HIJAUAN TERHADAP KUALITAS SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA

PENGARUH PEMBERIAN JENIS SUMBER SERAT HIJAUAN TERHADAP 
                                    KUALITAS SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA


Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, Volume 15 Nomor 2 – Desember 2017


                                                        Retno Iswarin Pujaningsih
                       Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang


                                                                         ABSTRAK

Secara umum produksi susu kambing sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan yang diberikan. Penelitan ini bertujuan untuk mengevaluasi jenis sumber serat hijauan pakan yang berpengaruh pada kualitas susu kambing peranakan etawa. Materi yang digunakan adalah 12 ekor kambing PE laktasi bulan ke 3. Pakan yang diberikan adalah konsentrat dan sumber serat (rumput gajah, daun sengon, jerami jagung). Konsumsi bahan kering, produksi susu dan kadar lemak susu diamati sebagai parameter. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa kombinasi konsentrat dengan jerami jagung mampu meningkatkan kadar lemak susu hinga 0,9%. Produksi susu yang dihasilkan tidak berbeda nyata pada masing-masing perlakuan. Disimpulkan bahwa pemberian kombinasi konsentrat dan jerami jagung direkomendasikan untuk meningkatkan kadar lemak pada susu kambing peranakan etawa.

Kata Kunci :susu kambing, kambing PE, sumber serat, lemak susu, produksi susu

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TEPUNG IKAN RUCAH YANG DIBERI EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) DALAM KEMASAN PLASTIK TERHADAP KUALITAS FISIK ORGANOLEPTIK

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TEPUNG IKAN RUCAH YANG DIBERI
EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) DALAM KEMASAN
PLASTIK TERHADAP KUALITAS FISIK ORGANOLEPTIK


STORAGE TIME’S EFFECT OF FISH MEAL GIVEN CHERRY LEAF (MUNTINGIA
CALABURA L.) EXTRACT IN PLASTIC PACKAGING ON ORGANOLEPTIC PHYSICAL
QUALITY


Endah Eka Purnamasari, Retno Iswarin Pujaningsih dan Sri Mukodiningsih
Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro
Email: endah.eka209@gmail.com



Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, Volume 16 Nomor 2 – Desember 2018

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh penambahan ekstrak daun kersen dalam pengawetan tepung ikan rucah terhadap kualitas fisik organoleptiknya selama penyimpanan. Pengambilan ekstrak daun kersen dengan cara diekstraksi menggunakan metode sokletasi. Tepung ikan rucah diberi perlakuan A0 (tidak diberi ekstrak) dan A1 (diberi ekstrak daun kersen dengan perbandingan penambahan ekstrak 1 : 10 (v/w) dengan konsentrasi ekstrak yang digunakan 50%, dikemas dengan kemasan plastik polyethylene dan di simpan pada lama penyimpanan T0 (penyimpanan minggu ke -0), T1 (penyimpanan minggu ke-2) dan T2 (penyimpanan minggu ke – 4). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 2×3 dengan 5 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah uji organoleptik (tekstur, warna, aroma dan cemaran jamur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian ekstrak dan lama penyimpanan berbeda nyata (P < 0,05) terhadap warna dan cemaran jamur namun tidak berbeda nyata (P > 0,05) terhadap tekstur dan aroma. Ekstrak daun kersen mampu mempertahankan kualitas fisik organoleptik dari aspek warna, tekstur dan aroma serta mampu menekan pertumbuhan jamur pada tepung ikan rucah yang dikemas dengan kemasan plastik polyethylene.

Kata Kunci: tepung ikan, ikan rucah, ekstraksi, daun kersen, uji organoleptik, lama penyimpanan

EVALUASI PEMBERIAN PAKAN DENGAN JUMLAH MULTINUTRIENT BLOCK YANG BERBEDA SEBAGAI SUPLEMEN TERHADAP PERFORMANS KAMBING KACANG




EVALUASI PEMBERIAN PAKAN DENGAN JUMLAH MULTINUTRIENT BLOCK YANG BERBEDA SEBAGAI SUPLEMEN TERHADAP PERFORMANS KAMBING KACANG



Dearestantrianto Hadits Fardana, Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon, Eko Pangestu, Widiyanto dan Retno Iswarin Pujaningsih

 Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, Volume 17 Nomor 1 – Juni 2019


ABSTRAK

Pemberian multinutrien blok sebagai pakan pelengkap bertujuan untuk mengkatalisis pemanfaatan yang lebih efisien dari pakan ternak berkualitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan performans kambing Kacang yang baik melalui pemberian jumlah multinutrien blok (MNB) yang tepat. Metode eksperimental menggunakan 12 ekor Kambing Kacang jantan umur 7 bulan yang dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan berat badannya yaitu, K1 (18,75 ± 1,25 kg), K2 (16,20 ± 1,20 kg) dan K3 (14,20 ± 1,20 kg). Hijauan jagung dan konsentrat sebagai pakan basal dengan komposisi 20:80. Konsentrat disusun dari bahan baku pakan berupa dedak padi, pollard, kulit kopi, molases. Bahan baku penyusun multinutrien blok terdiri atas hijauan jagung, urea, cangkang kerang darah, cangkang telur, molasses, bentonite dan garam. Rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan (T0: Hijauan+Konsentrat, T1: T0+5g MNB, T2: T0+10g MNB, T3: T0+15g MNB) dan 3 ulangan digunakan pada penelitian ini. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan harian (PBBH), konsumsi bahan kering, bahan organik dan total digestible nutrients (TDN). Hasil penelitian menunjukkan pemberian MNB tidak memberikan pengaruh nyata pada konsumsi bahan kering disimpulkan bahwa pemberian MNB tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi bahan kering T0 (1066 g), T1 (936 g), T2 (952 g) T3 (895 g), bahan organik T0 (967 g), T1 (844 g) T2 (842 g), T3 (800 g), total digestible nutrients T0 (693 g), T1 (603 g), T2 (629 g), T3 (570 g) dan pertambahan bobot badan T0 (5 kg/ekor), T1 (6,2 kg/ekor), T2 (5,5 kg/ekor), T3 (5,2 kg/ekor) pada Kambing Kacang. Pemberian multinutrien blok sebaiknya diberikan sebagai pakan pelengkap pada ransum berkualitas rendah untuk meningkatkan efisiensi pakan.

Kata-kata kunci: kambing Kacang, multinutrien blok, konsentrat, hijauan
 


Notes